Bekasi – Militer Post | Sejak Prabowo Subianto dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia, Tanggal 20 Oktober 2024 kemarin, tampaknya Tentara Nasional Indonesia (TNI) berbenah secara menyeluruh. Itu artinya, sangat sesuai dengan opini yang diterbitkan oleh Militer Post, beberapa waktu yang lalu, berjudul: Oktober Emas 2024: HUT TNI (79) dan Pelantikan Presiden RI Prabowo Subianto.
Langkah jitu yang saat ini terpantau dilakukan oleh TNI dan dianggap jitu adalah dengan dibentuknya Satgas (Satuan Tugas)/ organisasi khusus, dan dibagi menjadi 4 Subsatgas, yakni: Subsatgas Judol (Judi Online) yang dipimpin oleh Dansat Siber TNI sebagai Dansubsatgas, Subsatgas Narkoba yang dipimpin oleh Danpuspom TNI sebagai Dansubsatgas, Subsatgas Penyelundupan yang dipimpin oleh Direktur C Bais (Badan Intelijen Strategis) dan Subsatgas Korupsi yang dipimpin oleh Kapusku TNI.
Organisasi tersebut langsung dipimpin oleh Irjen (Inspektur Jenderal) TNI. Tentang organisasi khusus tersebut dibeberkan oleh Mayjen TNI Alvis Anwar, Wakil Irjen TNI dan bertindak sebagai Sekretaris Satgas TNI tersebut. Kata Alvis, Satgas tersebut akan berjalan maksimal dan didukung oleh fasilitas TNI, termasuk personil di tiga matra: TNI AD, TNI AU dan TNI AL.
Untuk diketahui, kata Mayjen Alvis pula, Satgas akan menyasar personil di internal TNI, yang terindikasi melakukan pelanggaran: Judol, Narkoba, Penyelundupan dan Korupsi. Hal itu tampaknya ia sampaikan usai Apel Gelar Pasukan Penegakan Hukum Tahun 2024, baru-baru ini.
Menyikapi hal itu, Mayor (Purn) M. Saleh Karaeng Sila, Panglima Besar (Pangbes) PETA (Pembela Tanah Air), angkat bicara. Katanya, ini adalah era baru dan itu sesuai dengan apa yang disampaikan oleh Prabowo Subianto sebelum menjadi Presiden RI. Tegasnya, pembenahan internal TNI sangat tepat dilakukan alias tambah mantap.
“Ini adalah sesuatu yang baru. Pemerintahan Prabowo Subianto, bukan otoriter. Ini (Satgas.red) untuk meyakinkan, bahwa negara Republik Indonesia, bersih dari apa yang dikatakan dari korupsi, judi online dan narkoba. Karena tidak bisa dipungkiri, berbagai upaya yang dilakukan oleh pemerintah sebelumnya untuk menangkal perkembangan judi online dan yang lainnya itu, tetapi ternyata itu tidak berhasil seperti yang diharapkan,” ungkap Mayor TNI (Purn) M. Saleh, dikanal Youtubenya: MPS Mayor Purn Saleh, Rabu (13/11/2024) kemarin.
“Organisasi tadi (Satgas.red), yang pucuk-pucuk pimpinannya diambil dari pimpinan tentara, kita akan lihat hasilnya. Kita akan lihat perbedaan. Karena kita akan melihat tugasnya, apakah mampu mengurangi atau meminimalisir, atau bahkan melenyapkan, apa yang disebut korupsi, narkoba dan online,” bebernya.
Tanggapan Mayor (Purn) M. Saleh tersebut, tampaknya mewakili respon dari masyarakat luas, sebab dirinya sendiri saat ini adalah mantan perwira menengah TNI, yang sudah kembali menjadi masyarakat sipil.
Diperkuat lagi, M Saleh dengan komunitas PETA-nya, terlihat intensif mensosialisasikan hal-hal baik tentang TNI; mulai dari defenisi TNI, tugas pokok TNI dan banyak lagi, yang hal itu ia respon pertanyaan dari netizen dan ia sampaikan di kanal-kanal media sosial seperti: Tiktok, Youtube dan lain sebagainya. (Rico AU Dato Panglima)
















