banner 728x250

Pasukan Yonko 466 Kopasgat Ikut Evakuasi Warga Makassar Terdampak Banjir

  • Share
Pasukan Yonko 466 Kopasgat, sedang mempersiapkan perahu karet yang akan dibawa ke lokasi banjir di Makassar. (Foto: Penkoopsud II)
banner 468x60

Makassar – Militer Post | Hujan yang turun terus menerus turun, sejak beberapa hari terakhir ini di wilayah Makassar, menyebabkan banjir merendam permukiman warga di Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). Pada pagi hari tadi terpantau  ketinggian air mencapai 1 meter atau setinggi pinggang orang dewasa, Kamis (13/2/2025).

 

Example 300x600

Menyikapi keadaan tersebut, Batalyon Komando 466 (Yonko 466) Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) di bawah pimpinan Lettu Lek Adi Ilcham (Dan tim Sar), memberangkatkan 12 personelnya, menjadi satu tim.

 

Tim tersebut membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir ke tempat yang lebih aman menggunakan 2 perahu karet.  Pengiriman pasukan ini merupakan bentuk respons cepat dari jajaran Komando Operasi Udara II (Koopsud II) dalam mengatasi dampak banjir yang melanda wilayah tersebut.

 

Untuk diketahui, Kolonel Sus Aidil selaku Kepala Penerangan (Kapen) menjelaskan, bahwa Koopsud II yang berfungsi dalam pengendalian dan koordinasi seluruh kegiatan operasi udara, memandang pentingnya kehadiran satuan terlatih seperti Yonko 466 dalam mendukung upaya penanggulangan bencana alam. Banjir yang terjadi akibat hujan deras beberapa hari terakhir menyebabkan kerusakan infrastruktur dan mengancam keselamatan warga setempat.

 

“Koopsud II berkomitmen untuk memberikan bantuan yang maksimal kepada warga yang terdampak bencana. Personel Yonko 466 Kopasgat akan memberikan dukungan penuh dalam proses evakuasi, penyaluran bantuan logistik, serta membersihkan area yang terendam banjir,” ungkap Kolonelk Sus Aidil, dala Press Release resminya kepada Militer Post.

“Yonko 466 Kopasgat dengan kemampuan operasional yang mumpuni, ditugaskan untuk memastikan bahwa seluruh proses evakuasi berjalan lancar dan aman. Mereka dilengkapi dengan peralatan modern serta keahlian dalam menghadapi medan berat yang seringkali dihadapi pada operasi bantuan kemanusiaan. Yonko 466 Kopasgat telah berpengalaman dalam berbagai operasi penanggulangan bencana,  berkat pelatihan intensif yang telah dilaksanakan,” bebernya.

 

“Dengan pengiriman personel Yonko 466 Kopasgat ke lokasi bencana, diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh banjir. Koopsud II terus memantau situasi di lapangan dan siap memberikan bantuan lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan yang ada. Koopsud II beserta jajaran tetap berkomitmen untuk memastikan bahwa penanggulangan bencana berjalan dengan efektif dan efisien, demi keamanan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia,” pungkasnya. (Rel)


Editing: Redaksi Militer Post

banner 325x300
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *