banner 728x250

OPM Tembak 2 Warga Sipil Pekerja Bangunan Gereja di Distrik Asotipo

  • Share
Salah-seorang pekerja bangunan tewas tergeletak, karena tembakan OPM di Distrik Asotipo. (Foto: Puspen TNI)
banner 468x60

Jayawijaya – Militer Post | Kelompok Separatis Bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM), melakukan aksi penembakan terhadap dua orang tukang bangunan di Kompleks Gereja GKI Imanuel Air Garam, Distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, pada Rabu (4/6/2025) kemarin, sekitar pukul 08.00 WIT.

 

Example 300x600

Kedua korban adalah; Rahmat Hidayat (45 tahun) dan Saepudin (39 tahun), merupakan pekerja bangunan itu. Keduanya meninggal dunia akibat luka tembak. Jenazah korban dievakuasi ke RSUD Wamena.

 

OPM tersebut diketahui beroperasi di wilayah pegunungan Jayawijaya, khususnya di sekitar Distrik Asotipo. Setelah melakukan aksinya, pelaku melarikan diri ke arah pegunungan.

 

Tentara Nasional Indonesia (TNI), melalui Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI) kepada Militer Post, menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas insiden ini dan mengecam keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil tak bersenjata, apalagi dalam rangka pembangunan Gereja.

 

Jelas Puspen TNI, tindakan tersebut tidak hanya mencederai rasa kemanusiaan, namun juga menjadi ancaman nyata terhadap upaya pembangunan dan pelayanan peribadatan masyarakat di wilayah Papua.

 

“Aksi ini menunjukkan upaya kelompok separatis bersenjata (OPM) untuk menciptakan ketakutan dan menghambat pembangunan fasilitas umum dan keagamaan di wilayah pegunungan Papua. TNI bersama pemerintah daerah akan terus meningkatkan pengamanan dan melakukan investigasi terhadap peristiwa ini,” ungkap Mayjen TNI Kristomei Sianturi, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

 

“Ini adalah serangan terhadap kemanusiaan dan perdamaian. Menyerang pekerja sipil yang sedang membangun rumah ibadah adalah tindakan biadab yang tidak bisa dibenarkan dalam situasi apa pun. Kami sangat mengecam keras kebiadaban ini dan memastikan bahwa aparat keamanan akan terus mengejar pelaku, melakukan langkah tegas untuk menjaga keselamatan warga,” imbuhnya.

 

“TNI tetap berkomitmen untuk hadir di tengah masyarakat Papua dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung proses pembangunan,” pungkas Kapuspen. (Ahmad Rohanda/ Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi)

banner 325x300
  • Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *