Baturaja – Militer Post | Pusat Penerangan Tentara Nasional Indonesia (Puspen TNI) kepada Militer Post menerangkan, bahwa Pasukan Khusus TNI dari Sat 81 Kopassus dan Sat Bravo 90 Kopasgat bersama United States Special Operations Forces (USSOF) Special Tactics Team (STT), melaksanakan latihan menembak reaksi Close Multiple Moving Shoot (CMMS) di Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) TNI AD, Baturaja, Sumatera Selatan, Sabtu (30/8/2025) kemarin.
Lebih lanjut dijelaskan, latihan itu merupakan bagian dari rangkaian Latihan Gabungan Multinasional Super Garuda Shield (SGS) 2025, yang menghadirkan kerja sama strategis berbagai negara untuk meningkatkan profesionalisme, interoperabilitas, serta kesiapsiagaan pasukan khusus dalam menghadapi beragam skenario pertempuran modern.
Materi menembak reaksi CMMS dirancang untuk mengasah kecepatan, ketepatan, serta koordinasi antar personel dalam menghadapi sasaran bergerak secara dinamis.
Puspen TNI mengatakan, dalam latihan tersebut, setiap prajurit dituntut untuk tetap fokus, disiplin, dan mampu merespons secara instan sesuai kondisi taktis di lapangan.
Selain menjadi ajang peningkatan keterampilan teknis, latihan itu juga mencerminkan komitmen TNI dan USSOF dalam mempererat hubungan pertahanan, memperkuat kerja sama militer, serta mewujudkan stabilitas dan keamanan di kawasan Indo-Pasifik. (Ahmad Rohanda/ Kolonel Cba Tedi Rudianto)


















