Sijunjung – Militer Post | Tahap awal pembangunan sarana dan prasarana Program Gudang dan Gerai Koperasi Desa/ Kelurahan Merah Putih (KDKMP) pada Koperasi Merah Putih Tanjung Bonai Aur resmi dimulai, Senin (03/11/2025) kemarin.
Terpantau dilapangan, kegiatan pemancangan 0% yang berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan di Imbo Padang Tongah, Jorong Koto Tangah, Nagari Tanjung Bonai Aur, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat tersebut, dihadiri banyak pihak.
Diantara yang hadir adalah: Wali Nagari Tanjung Bonai Aur bersama perangkat nagari dan staf, Danramil 08/ Kumanis beserta jajaran personel Kodim 0310/SS, Ketua BPN beserta anggota, Ketua, Pengawas dan pengurus Koperasi Merah Putih Tanjung Bonai Aur, serta tokoh masyarakat Nagari itu.
Untuk diketahui, bahwa kegiatan itu menjadi momentum penting dalam penguatan ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal melalui pengelolaan koperasi yang mandiri dan produktif.
Dari sumber menjelaskan kepada Militer Post; pembangunan sarana dan prasarana itu direncanakan dengan anggaran sebesar Rp 1,1 Miliar, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), yang merupakan Program Strategis Nasional (PSN) melalui PT Agrinas (BUMN).
Lebih lanjut, program tersebut dilaksanakan secara kolaboratif oleh TNI bersama Pemerintahan Nagari Tanjung Bonai Aur, Koperasi Merah Putih, serta masyarakat Nagari.
Adapun lahan pembangunan merupakan hibah dari aset Pemerintahan Nagari Tanjung Bonai Aur seluas 1.120 M2, sebagai bentuk komitmen kuat Pemerintahan Nagari dalam mendukung tumbuhnya ekonomi berbasis koperasi.
Dalam sambutannya disaat Apel sebelum melaksanakan kegiatan, Pelda Raflen selaku Danramil 08/ Kumanis menggungkapkan apresiasinya terhadap sinergi yang terbangun antara masyarakat, pemerintahan dan TNI, dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.
“Melalui kerja sama ini, kita berharap pembangunan gudang dan gerai koperasi dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nagari Tanjung Bonai Aur,” ujar Pelda Raflen.
Sementara itu, Hendra Basri, A.Md, NL.P selaku Wali Nagari Tanjung Bonai Aur yang didampingi oleh Yudesril Rajo Bangke selaku Ketua BPN Tanjung Bonai Aur, mengucapkan terimakasihnya kepada seluruh pihak yang terkait dalam pelaksanaan program itu; mulai dari Bupati Sijunjung, Kepala Dinas Dagperinkop-UKM Kabupaten Sijunjung, Dandim 0310/SSD serta Danramil 08/ KMS beserta jajaran.
“Dan, tak lupa pula kami menuturkan, bahwa pembangunan gudang dan gerai koperasi ini merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat nagari. Koperasi Merah Putih diharapkan dapat berkembang menjadi pusat pengelolaan hasil pertanian, terutama komoditas jagung untuk pakan ayam petelur, serta menjadi tempat penyediaan Saprodi dan Alsintan bagi para petani,” papar Hendra Basri.
“Ini adalah bentuk nyata pemberdayaan ekonomi lokal yang berkelanjutan. Dengan dimulainya pemancangan 0% ini, diharapkan Koperasi Merah Putih Tanjung Bonai Aur mampu menjadi pionir dalam mengembangkan ekonomi masyarakat yang berdaya saing, berkelanjutan, dan berpihak pada kesejahteraan warga Nagari,” pungkasnya. (Reza Perkasa)


















