Jakarta – Militer Post | Disaat orang-orang di Sumbar (Sumatera Barat) belum begitu yakin ikut membangun dapur Makan Bergizi Gratis (MBG), Dodi Hendra, SH, mantan Ketua DPRD Kabupaten Solok (Periode 2019-2024) dari Partai Gerindra, berjuang keras meyakinkan banyak orang dengan membangun dapur MBG secara mandiri.
“Awalnya dapur MBG belum ada, masif offline. Orang-orang masih takut. Sehingga saya berjuang sendiri di Sumbar, bagaimana orang percaya ada MBG. Karena MBG ini kan tanpa dimodali oleh pemerintah, kita pihak swasta dulu yang memodali tanpa ada jaminan apapun. Tentu yang dibutuhkan disini adalah perjuangan dan kepercayaan,” ungkap Dodi Hendra, kepada Militer Post, Sabtu (18/4/2026) di Jakarta.
Setelah salah-satu dapur berhasil ia bangun, orang-orang mulai percaya dan banyak pihak yang mulai mendekatinya, untuk membangun dapur MBG di beberapa titik.
Dampaknya, mulai bermunculan dapur-dapur MBG di Sumbar. Dan, Dodi Hendra pun bertemu dengan seseorang bernama Arif dari Jakarta. Iapun diajak untuk membangun dapur MBG dibawah naungan Yayasan MCW (Mitra Cendekia Waskita), yang hingga saat ini berhasil membangun dapur sebanyak 16 titik.
“Pertama saya bertemu dengan pak Arif dan pak Arif berjanji dimasukkan (memasukkan saya) ke group WA Dapur Mandiri MCW dan saya jalankan di Sumbar, untuk mengembangkan MCW dan mendirikan dapur-dapur mandiri di Sumatera Barat. Dengan penjelasan dan korelasi hukum serta semuanya lah,” beber Dodi Hendra.
Namun, Dodi Hendra menegaskan, bahwa sebagai kader Gerindra dan salah-satu kader terbaik Hambalang, ia ingin sekali ingin mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, dengan mensukses MBG di Sumbar.
“Saya ingin Asta Cita Bapak Prabowo Subianto terwujud di Sumbar, dengan dapur-dapur MBG yang sukses terbangun. Saya hanya pemicunya. Yang pastinya, saya bukan orang BIN, BGN (Badan Gizi Nasional) apalagi orang Yayasan MCW. Saya hanya mitra MCW dan murni bertindak atas nama pribadi dan sebagai kader Gerindra yang hadir ditengah masyarakat, dengan manfaat-manfaat positif yang langsung dirasakan,” tegas Dodi Hendra, Kamis (23/4/2026) malam. (DT-001)


















